Gambar : Laptop, komputer, penulisan, naik, gadis, teknologi, simbol, geometri, papan tulis, latihan, mahasiswa, pendidikan, Monitor, merek, belajar, matematika, sekolah, ide, pi, digit, fisika, tahu, radius, diameter, cover album 4900x2864 - -Agus optimis Indonesia, dengan kekayaan biodiversitas, kebumian, kebudayaan, bisa menjadi pusat sains dunia di kemudian hari. “Untuk riset, harapan saya ALMI bisa bermain peran untuk membantu meng-guide keputusan-keputusan penting kita di bidang riset. ALMI bisa menjadi partner kami di riset. ALMI mitra utama dalam transformasi ini”, kata Nadiem. Mendikbudristek, Nadiem Makarim, menyebut tiga prinsip utama untuk mendorong terciptanya ekosistem riset dan inovasi yang unggul. Ketiganya adalah institusi pendidikan tinggi merdeka untuk memutuskan prioritas fokus tridarma, dosen merdeka untuk memutuskan prioritas proporsi karier (mengajar dan melakukan riset), dan dosen/institusi merdeka untuk melakukan kolaborasi antara pendidikan tinggi dengan industri ataupun dengan lembaga riset di luar pendidikan tinggi. Pada kesempatan ini juga, Nadiem mengundang ALMI, sebagai ilmuwan muda yang berani mengambil risiko dan terbuka dalam menyampaikan data, untuk menjadi mitra Kemendikbud dalam bidang riset. “Untuk riset, harapan saya ALMI bisa bermain peran untuk membantu meng-guide keputusan-keputusan penting kita di bidang riset. ALMI bisa menjadi partner kami di riset. ALMI mitra utama dalam transformasi ini”. Kerja sama tersebut ditujukan untuk menghasilkan ilmuwan masa depan yang merdeka, produktif, dan menghasilkan dampak untuk negeri ini. Diskusi antara ilmuwan sebagai produsen pengetahuan dan pembuat kebijakan sebagai pengguna pengetahuan menghasilkan catatan kunci bahwa keunggulan dalam riset dan pendidikan bisa dicapai dengan kolaborasi interdisiplin dan lintas sektor, serta alokasi sumber daya di titik yang tepat. Di saat yang sama, sistem pendidikan juga perlu memberikan afirmasi dan perlindungan bagi mereka yang memiliki cita-cita yang sama untuk keunggulan tetapi terhambat secara struktural.

Dampak yang sangat mengkhawatirkan pada bangsa dan Negara Indonesia adalah semakin terbukanya pergaualan dan komunikasi dengan dunia luar,sudah tidak ada lagi pembatas dan filter di antara umat manusia,semuanya sudah menyatu dan ini dampatnya sangat riskan pada ketahanan dan keamanan bangsa dan Negara Indonesia yang dengan mudahnya akan mengikis budaya Indonesia dan nilai nilai luhur bangsa Indonesia. Menumbuhkan jiwa nasionalisme dan menanamkan nilai nilai asli budaya Indonesia dengan memilih duta duta budaya pada para pemuda pemudi di setiap kegiatan pendidikan dan perlu adanya dukungan sepenuhnya dari berbagai kalangan jajaran kenegaraan dan pendidik serta para tokoh budayawan dan para tokoh agama mulai dari sabang sampai merauke. Perlunya penanaman karakter dan nilai nilai kewarganegaraan Indonesia pada semua warga Negara Indonesia,sehingga di era globalisasi mental kita sudah tertanam dan terbentuk karakter yang mendarah daging sebagai warga Negara Indonesia yang siap membangun bangsa Indonesia dan siap mempertahankan keamanan dan pertahan Indonesia secara secara kuat dan bertanggungjawab untuk selamanya mempertahankan samapai titik darah terakhir untuk Indonesia.

The name “5 Pointz” signifies the five boroughs coming together as one, but, because of its reputation as an epicenter of the graffiti scene, the industrial complex has united aerosol artists from across the world as well. Writers, including Stay High 149, Tracy 168, Cope2, Part, SPE, Dan Plasma, CORTES, and TATS CRU, have come from Canada, Switzerland, the Netherlands, Japan, Brazil, and all over the United States to paint on the building’s walls. The building was originally constructed in 1892 for Neptune Meter as a factory for the construction of water meters. At the time, the company was known as Thomson Meter Company; it changed its name in 1893, a year after the factory’s opening. The property was bought in 1971 by Jerry Wolkoff, who did not have immediate plans for redevelopment. Wolkoff was approached in the 1990s for permission for the factory to be used for legal graffiti work, which he granted. The site was first established as the Phun Phactory in 1993 by Pat DiLillo under a program called Graffiti Terminators.

“Tentunya, cara ini juga menjadi referensi bagi PENS untuk dapat berinovasi sesuai dengan keunggulan kami lalu memberitakannya di media massa agar dapat berkembang dan maju seperti ITS,” jelasnya. Ketika ITS dan PENS bersama-sama mampu memberikan citra positif atas kiprahnya di kompetisi nasional dan internasional, semestinya dapat menjadi sebuah kebanggan bagi Kota Surabaya dan Provinsi Jawa Timur. Akan tetapi, hal ini masih kurang diangkat oleh pemerintah kota dan provinsi. “Dengan komunikasi yang baik dan saling menguatkan antara ITS dan PENS, kedepannya semoga bisa berkolaborasi bersama dengan pemerintah kota dan provinsi,” tutur Zar. Direktur PENS memandang bahwa tema Technology for Prosperity yang diusung ITS dalam perayaan Dies Natalis kali ini sangatlah tepat. Hal ini dikarenakan ITS adalah tempat belajar teknologi. Dengan memanfaatkan segala kemampuan dan sumber daya yang ada, ITS dapat memberikan banyak kontribusi untuk Indonesia. “Dengan misinya menjadikan teknologi sebagai tools untuk kemakmuran masyarakat adalah suatu tujuan yang mulia,” tegasnya. Ke depan, Zar mengemukakan bahwa PENS ingin terus bekerjasama dan berkolaborasi dengan ITS dalam segala hal, baik proses pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Hal tersebut berlaku untuk semua elemen, baik untuk tenaga pendidiknya maupun mahasiswa. Pola kerjasama seperti ini harus terus ditingkatkan agar dapat saling menguatkan, terutama bagi PENS sendiri yang usianya baru 32 tahun. “Pada kesempatan ini, kami berterimakasih kepada ITS atas kontribusi dan sumbangsih yang sangat besar untuk PENS. Selamat dan sukses untuk ITS pada Dies Natalis yang ke-60 ini. Semoga bisa terus maju dan mewujudkan visinya untuk menjadi perguruan tinggi kelas dunia (World Class University, red), serta semakin kuat, maju, dan terus mempertahankan semangat juang yang tinggi,” pungkasnya.

Menjadi salah satu bagian di SMA favorit dan terbaik di Indonesia tentu bisa menjadi acuan untuk kita masuk ke perguruan tinggi di jalur SNMPTN. Nah berikut ini kami sudah merangkum beberapa SMA terbaik di Indonesia berdasarkan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). 1. SMAN UNGGULAN M.H. Berada di Jl. Bambu Wulung, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, SMAN Unggulan M.H. Thamrin memiliki visi dan misi menarik untuk disimak. SMAN Unggulan M.H Thamrin Jakarta memiliki visi menjadi sekolah sains bertaraf Internasional yang menghasilkan lulusan unggul dalam Imtaq dan Iptek serta berdaya saing global. Sedangkan untuk misinya sendiri, ingin meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, menyediakan layanan kurikulum yang bertaraf internasional, menyediakan layanan pengembangan diri yang bertaraf internasional. Di urutan selanjutnya, ada SMAN 8 Jakarta. Berada di Jl. Taman Bukit Duri No.2, RW.12, Bukit Duri, Kec. Berdasarkan Wikipedia, sejak tahun pelajaran 2002/2003, SMA Negeri 8 Jakarta mulai melengkapi sarana fisik dengan menambah dan merenovasi yang sudah ada. Ruangan dilengkapi dengan pendingin udara. Lokasinya berada Jl. Y.P. Arjuna, Sitoluama, Lagu Boti, Kab. Toba, Sumatra Utara, Indonesia. Setiap tahunnya SMA Unggul Del mengirimkan 2 siswanya untuk mengikuti program beasiswa Yayasan Pestalozzi di Sussex, Inggris. Selain itu di internal sekolah menyediakan beasiswa ekonomi untuk siswanya yang kurang mampu. Lokasinya berada di Jl Dursasana, No.2-6 Cilendo, Pamoyanan Cicendo, Bandung Jawa Barat. Berdasarkan visi dan misi SMAK 1 BPK Penabur Bandung mengembangkan program unggulan untuk menghasilkan lulusan berkarakter baik yang mampu bersaing di era global.